Alamaaak…!!! Pulo Brayan Medan Diduga Krisis Pasokan Bahan Baku Ikan Kembung
BADAINEWS.COM || MEDAN – Krisis pasokan bahan baku ikan kembung kini tengah melanda kawasan Pulo Brayan Kota, Medan.
Kondisi ini membuat para pedagang kecil menjerit akibat kehilangan mata pencaharian utama dan mengancam eksistensi ekonomi lokal di wilayah yang dikenal sebagai jantung distribusi ikan tersebut.
Kelangkaan stok ikan kembung yang terjadi secara berkepanjangan telah memicu kepanikan di kalangan pedagang lokal.
Tanpa pasokan yang stabil, para pedagang tidak hanya menghadapi penurunan omzet yang drastis, tetapi juga terancam “Mati Suri” karena tidak memiliki barang untuk dijajakan kepada konsumen.
Menanggapi jeritan para pedagang ikan kembung dan Keresahan ini berpusat di Pulo Brayan Kota Medan yang selama ini menjadi sentral perdagangan ikan. Senin (26/1/2026).
Kemudian, Pedagang kecil ikan kembung pulo brayan mengatakan laporan dari para pedagang yang kian terhimpit dalam beberapa waktu terakhir.
Warga Kota Medan yang namanya tidak mau disebutkan menjelaskan, kelangkaan ini tidak hanya mengganggu rantai pasok, tetapi merusak ekosistem ekonomi rakyat.
Ia menduga ada sumbatan dalam jalur distribusi yang belum teridentifikasi secara pasti, sehingga menciptakan ketidakpastian harga dan ketersediaan barang di pasar.
Warga Kota Medan mendesak intervensi langsung dari pemerintah pusat.
“Kami menyampaikan keluhan ini langsung kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Kondisi di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, sudah sangat mengkhawatirkan bagi pedagang kecil.
Ia menuntut tiga langkah konkret dari pemerintah:
Audit Jalur Distribusi : Melakukan pemeriksaan menyeluruh di lingkungan perikanan untuk menemukan penyebab kelangkaan.
Stabilisasi Harga dan Stok : Memastikan ketersediaan bahan baku dengan harga yang terjangkau bagi pedagang kecil.
Atensi Khusus bagi Kampung Kembung : Menjadikan isu ini prioritas agar identitas ekonomi kawasan tersebut tidak hilang.
“Jangan sampai masyarakat yang bergantung pada dagangan ikan kembung terus terpuruk akibat kelangkaan yang belum diketahui penyebab pastinya.
Selanjutnya, warga Kota Medan yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, informasi yang beredar Quota Impor ikan kembung di daerah Sumatera Utara sangat sedikit, tidak bisa memenuhi kebutuhan peminat didaerah Sumatera Utara.
Diduga, ada beberapa perusahaan tidak mendapatkan Quota Ikan Impor tersebut.
Dugaan warga Kota Medan ada beberapa perusahaan di daerah Jawa mendapatkan Quota ribuan ton dan ini menjadi masalah yang perlu dipertanyakan,” tegas pedagang Ikan Kembung.