Berita TerbaruDaerahHukrimRedaksi

Lapor Pak Kapolda Sumut ! Cafe Boy Disulap Jadi Tempat Perjudian Diduga Dikelola Aseng Kayu.

BADAINEWS.COM || MEDAN – Warga sekitar yang biasa di sapa MS mengatakan, saya menilai bahwa kinerja Oknum Kepolisian – Oknum TNI dan instansi terkait yang semakin disorot, Akibat lemahnya pengawasan terhadap praktek perjudian di Cafe Boy yang berada di wilayah hukum Polresta Deli Serdang diduga kebal hukum.

Kemudian, judi dadu, dan tembak ikan di Cafe Boy sampai saat ini kian ramai pengunjungnya, lokasi Cafe Boy tidak jauh dari Mako Polresta Deli Serdang. Senin, (13/7/2026).

“Cafe Boy kini di sulap kembali sebagai tempat lokasi arena judi dadu, mesin judi tembak ikan dan yang diduga dikelola Aseng Kayu kata warga sekitar yang namanya tidak mau disebutkan.

Informasi yang didapat awak media saat di lokasi, Polresta Deli Serdang diduga “Tutup Mata” maraknya judi Dadu, judi ketangkasan tembak ikan di Cafe Boy yang kian Booming,” ujar warga pada awak media, Medan, Selasa (28/07/2026).

Menurutnya, pihak aparat kepolisian dan instansi terkait sepertinya berpura-pura tidak melihat alias tutup mata, diduga ketakutan melihat “Aseng Kayu” punya deking Oknum TNI dan Oknum Perwira di Polda Sumut.

Saat awak media mencoba konfirmasi Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu terkait lokasi judi dadu dan tembak ikan di Cafe Boy disamping Warung Kopi yang sudah disediakan didalamnya ada dadu, beberapa unit mesin judi tembak ikan yang beroperasi selama 24 jam penuh yang tidak pernah sepi alias selalu ramai pengunjungnya.

Sampai berita ini ditulis Kapolda Sumut belum ada memberikan komentar kepada awak media.

Selanjutnya, lokasi judi tembak ikan yang di Cafe Boy bersebelahan dengan Warung Kopi, diduga milik si pengelola judi tembak ikan ini.

Selain lapak mesin judi dadu, dan tembak ikan ditempat itu juga ‘menyuguhkan’ seorang wanita cantik sebagai penjaga chip.

Hal itu agar menarik minat para pemain judi agar semakin betah.

Sehingga bisa meraup omzet besar yang mencapai hampir puluhan juta rupiah perharinya.

Judi dadu dan tembak ikan ini di back up dengan berbagai oknum. Makanya, lokasi judi ini tetap berjalan dengan aman.

Apalagi terindikasi adanya dugaan kerjasama dengan instansi terkait.

Sehingga, pengelola lokasi judi merasa lebih aman dalam menjalankan bisnis haramnya itu,” ucap warga kepada awak media.

“Lanjut, warga disekitar mengatakan, tidak mungkin Polresta Deli Serdang tidak tahu bang, kalau di tempat ini kembali di buka judi dan dadu nya,” tegas nya.

Warga menjelaskan, pasti ada kerjasamanya dengan pihak pengelola judi tembak ikan,” tegas warga yang namanya tidak mau disebutkan.

(Badai).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *