Kompol Fery Kusnadi : Tiga Kurir Bawa 50 Kg Sabu Dan Ekstasi Jaringan Internasional Diamankan
BADAINEWS.COM || Deliserdang – Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr Fery Kusnadi SH MH bersama petugas Satres Narkoba berhasil menggagalkan jaringan narkoba internasional yang didalam sebuah kemasan durian, di pintu keluar Tol Lubuk Pakam.
Penangkapan itu langsung dipimpin Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi di Bel Merah Lubuk Pakam.
Kemudian, Kompol Dr. Fery Kusnadi mengatakan ada sebanyak 50 kg sabu, Ribuan Vape Liquid Catrige, Ribuan Pil Ekstasi dan Ratusan Happy Water yang dibawa menggunakan mobil bersama tiga orang kurir.
Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr Fery Kusnadi membenarkan berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu di wilayah hukumnya.
Kompol Dr. Fery Kusnadi menjelaskan pengungkapan kasus ini awalnya melakukan pembuntutan mobil Avanza yang dikenderai ketiga tersangka mulai dari Ledong, Tanjung Balai, Tol Kisaran sampai pintu Tol Lubuk Pakam pada Rabu (20/4) pukul 01.30 wib.
“Penyergapan terhadap sebuah mobil minibus Avanza berbuah manis. Puluhan bungkus narkotika jenis sabu dalam bentuk kemasan durian, ratusan happy water, ribuan Pod Vaping, serta ribuan ekstasi diamankan dari tangan tiga pria,” ujar Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr Fery Kusnadi, Minggu, (26/04/2026).
Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menjelaskan, metode penangkapan dilakukan dengan cara takedown di titik kemacetan, yakni di pintu tol.
“Teknik ini memanfaatkan kondisi kendaraan berhenti status untuk melakukan penyergapan cepat oleh personel taktis.
Tujuannya, meminimalkan risiko kejar-kejaran berkecepatan tinggi yang dapat membahayakan pengguna jalan lain,” sebutnya.
Selanjutnya, usai ditangkap tiga pria bersama barang bukti narkoba dalam kemasan durian berhasil diamankan ke Mako Satresnarkoba Polresta Deli Serdang guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Kita masih melakukan pemeriksaan mendalam. Ketiga pria yang berhasil ditangkap diduga sebagai kurir narkoba jaringan internasional,” pungkasnya.
(Wahidin Badai)